Skip to Content

IAIN Parepare Matangkan Program Green Wakaf, Libatkan Security dan Kebersihan

Parepare — IAIN Parepare terus mematangkan rencana pengembangan program Green Wakaf sebagai bagian dari upaya menciptakan lingkungan kampus yang hijau, produktif, dan berkelanjutan.

Upaya tersebut dibahas dalam rapat koordinasi yang melibatkan tenaga kebersihan dan tenaga keamanan, yang dilaksanakan pada Rabu, 29 April 2026 pukul 14.00 WITA di ruang rapat rektorat lantai 2. Rapat ini menjadi langkah awal dalam memastikan kesiapan teknis serta pembagian peran dalam penataan dan pemeliharaan kawasan hijau kampus.

Rektor IAIN Parepare, Prof. Dr. Hannani, M. Ag., menyampaikan sejumlah arahan strategis terkait penguatan program penghijauan kampus. Ia menekankan pentingnya pengelolaan tanaman yang terencana dan berkelanjutan.

Saat ini, jumlah pohon matoa yang masih hidup di lingkungan kampus tercatat sebanyak 31 pohon. Ke depan, jumlah tersebut akan ditambah sebagai bagian dari upaya revitalisasi ruang hijau kampus.

Selain itu, Rektor menegaskan bahwa peran petugas keamanan (security) tidak hanya terbatas pada fungsi pengamanan dan pengaturan, tetapi juga diharapkan terlibat aktif dalam menjaga serta memelihara tanaman.

“Security tidak hanya untuk mengatur dan mengamankan, tetapi juga harus menjaga dan menjadi bagian dari pemeliharaan pohon,” tegasnya.

Dalam mendukung program Green Wakaf, IAIN Parepare juga merencanakan pelibatan seluruh dosen dan tenaga kependidikan (tendik) untuk berpartisipasi melalui wakaf pohon. Langkah ini diharapkan menjadi gerakan kolektif yang memperkuat kesadaran ekologis sekaligus nilai ibadah di lingkungan kampus.

Adapun jenis tanaman yang direncanakan untuk ditanam meliputi pohon jeruk sunkist dan mangga, yang tidak hanya memberikan nilai ekologis tetapi juga potensi manfaat produktif.

Untuk memastikan keberlangsungan pertumbuhan tanaman, setiap pohon nantinya akan dilengkapi dengan sistem pengairan berupa pipa khusus sebagai bagian dari perencanaan teknis perawatan.

Lebih lanjut, pengembangan ruang hijau juga akan diperluas melalui rencana pembuatan taman-taman mini di setiap fakultas dan unit kerja berupa taman bunga. Keberadaan taman ini diharapkan dapat memperindah lingkungan sekaligus menciptakan suasana kampus yang nyaman dan asri.

Melalui berbagai langkah strategis ini, IAIN Parepare menunjukkan komitmennya dalam membangun ekosistem kampus yang berkelanjutan, sekaligus menjadikan program Green Wakaf sebagai gerakan nyata yang mengintegrasikan nilai spiritual, sosial, dan lingkungan.

Sdgs IAIN Parepar April 29, 2026
Share this post
Tags
Archive
Sign in to leave a comment
PTKI Didorong Masuk Ekosistem Global melalui UI GreenMetric Information Session